Pernahkah terbersit dalam pikiran anda untuk bertanya “Siapa sih wanita yang pertama masuk surga di akhirat kelak?”. Sebuah pertanyaan iseng yang kalo dipikir-pikir sih ternyata membuat kita penasaran juga ya. Jika anda penasaran (seperti juga aku ketika itu), maka anda sama penasarannya dengan Siti Fatimah, putri Rasulullah Saw. Ia berniat menanyakan hal ini kepada ayahandanya.
Lalu, apakah anda menduga bahwa wanita yang pertama masuk surga itu adalah Siti Fatimah? Atau ibunda beliau Siti Khadijah, atau Siti Aisyah ataukah salah satu dari keluarga Rasulullah Saw lainnya? Mmm. Jika iya, jawaban anda ternyata salah. Inilah hebatnya Islam, tidak mengenal istilah ‘nepotisme’ (hehehe). Dalam sebuah ceramah agama, akhirnya aku tahu, ternyata wanita yang diperkenankan masuk surga pertama kali adalah seorang wanita yang bernama Muti’ah. Anda kaget? Sama seperti Siti Fatimah ketika itu, yang mengira dirinyalah yang pertama kali masuk surga.
Wanita yang Peratma Masuk Surga
10 February 2010 · Leave a Comment
→ Leave a CommentCategories: Aku · agamaku
Tagged: istri, surga, wanita
Here we go, Apple iPad
29 January 2010 · 1 Comment
setelah sepagian tadi heboh di twitter tentang iPad, saya hanya tersenyum simpel sembari tetap mengikuti tweet orang-orang. saya pun tidak mau ketinggalan dengan ikut memposting tweet yang berbunyi “teman saya yang udah punya iPad adalah MaRetha Primariayu.. gmn reth?? dijual ga iPadnya?? :p” hahaha.. ah, sudahlah. kali ini saya akan membahas iPad yang sudah saya pegang.
bulan lalu, setelah beredar rumor dan berbagai spekulasi dan sempat dimunculkan di detikinet mengenai kapan ipad masuk indonesia, akhirnya hari kamis (28/01/10) kemarin, iPad resmi diliris resmi oleh CEO Apple, Steve Jobs.
Overview
dalam berbagai kesempatan, Steve Jobs berbicara banyak mengenai pembuatan device baru yang akan mengisi kekosongan antara pasar smartphone dan laptop. dia mencela netbook untuk “tidak menjadi lebih baik dari apapun”. dia ingin sesuatu yang lebih baik dari laptop untuk browsing internet, dan dapat memainkan games, films, video youtube dan lain sebagainya.
dan jawaban dari kekosongan itu –paling tidak bagi apple- adalah iPad, yang merupakan iPod touch/iPhone versi raksasa, dengan screen 9,7 inchi, 64 GB memory, dan kemampuan untuk menjalankan semua aplikasi iPhone dari App store. Dapat juga berhubungan dengan PC atau Mac via USB, memainkan HD video, dan beperan sebagai ebook reader dan lain sebagainnya.
sebelumnya, beberapa pengamat memprediksikan bahwa harga iPad berkisar antara $800 dolar hingga $1000 dolar. tapi, dalam peluncuran iPad disampaikan bahwa harga iPad termurah adalah $499. sebagai perbandingan, Kindle DX (semacam wirelles reading device, ada di amazon.com sana) dengan screen yang sama hanya seharga $489, sedikit lebih murah $10 dari iPad.
→ 1 CommentCategories: Aku · Computer · Fun and Fun · Study
Tagged: $499, App Store, Apple, iPad, iPhone, iPod, netbook
Utak-atik Jack (namanya apa ya?)
23 January 2010 · Leave a Comment
sudah beberapa bulan charger laptop saya tidak berfungsi dengan baik. ini karena jack (bener ga ya?) ujung output adaptor (charger) laptop sudah mulai menunjukkan ketuaannya alias sudah mulai uzur. kenapa begitu? entahlah. saya kira karena kurang perhatian dari saya (seperti cara melipat dan menyimpan charger oleh saya yang kurang baik dan benar, atau mungkin karena ketidaksengajaan sesuatu hingga menggoreskan luka pada output charger saya).
akhirnya, pada hari selasa (19/01/10) kemarin, saya memberanikan diri untuk mengeksekusi mati charger saya dengan memotong ujung vital charger. yep, setelah saya kesal dengan kematian secara tiba-tiba disaat saya sedang khusyuk-masyuk mengerjakan sesuatu dengan laptop tercinta, dan tidak ada tanda-tanda bahwa laptop saya bisa hidup lagi setelah saya goyang-goyangkan kabel charger dengan mengucap mantra yang tidak saya ketahui artinya. “Dhel!!” terputuslah ujung charger, dan saya pun pasrah untuk menyiapkan uang 200 ribu untuk membeli charger baru. “fyuh,,,”, keluh saya kepada diri saya sendiri.
→ Leave a CommentCategories: Aku · Computer · Fun and Fun · Study
Tagged: Byon, charger, laptop
di pantai,,
21 January 2010 · Leave a Comment
→ Leave a CommentCategories: Aku
Gila di PAU..
19 January 2010 · Leave a Comment
→ Leave a CommentCategories: Tak Berkategori
Alhamdulillah..
6 January 2010 · Leave a Comment
→ Leave a CommentCategories: Aku
Rasulullah SAW dengan sebiji limau
5 January 2010 · Leave a Comment
“Suatu hari Rasulullah SAW didatangi oleh seorang wanita kafir.
Ketika itu baginda bersama beberapa orang sahabat.
Wanita itu membawa beberapa biji buah limau sebagai hadiah untuk baginda.
Sungguh bagus buahnya. Siapa yang melihat pasti akan tergiur.
Baginda menerimanya dengan senyum gembira.
Hadiah itu dimakan oleh Rasulullah SAW sebuah demi sebuah dengan tersenyum.
Biasanya Rasulullah SAW akan makan bersama para sahabat, namun kali ini tidak.
Tidak sebuah pun limau itu diberikan kepada mereka. Rasulullah SAW terus makan.
Setiap kali makan dengan senyuman, hinggalah habis semua limau itu.
Kemudian wanita itu meminta diri untuk pulang, diiringi ucapan terima kasih dari baginda.
Sahabat-sahabat agak heran dengan sikap Rasulullah SAW itu.
Lalu mereka bertanya. Dengan tersenyum Rasulullah SAW menjelaskan
→ Leave a CommentCategories: Indonesia · Study · agamaku
Tagged: limau, rasulullah
Air Mata Rasulullah SAW
2 January 2010 · Leave a Comment
tiba ba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. ‘Bolehkah saya masuk?’ tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, ‘Maafkanlah, ayahku sedang demam’, kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.
Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, ‘Siapakah itu wahai anakku?”Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,’ tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi! bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.
‘Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut,’ kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.’Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?’, tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah..’Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. ‘Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu, ‘ kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. ‘Engkau tidak senang mendengar khabar ini?’, tanya Jibril lagi. ‘Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak? ”Jangan khawatir, wahai Rasul ! Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: ‘Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya,’ kata Jibril.
Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. ‘Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini. ‘Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.’Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?’ Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.’Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal,’ kata Jibril.Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi.’Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku.’Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, ! Ali segera mendekatkan telinganya. ‘Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku’ ‘peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.
Diluar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. ‘Ummatii,ummatii, ummatiii? ‘ – ‘Umatku, umatku, umatku’
Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim ‘alaihi.
Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.
→ Leave a CommentCategories: Aku · agamaku











