Melanggar itu Indah

Hari ini, saya mencoba untuk pulang lebih awal. biasanya saya lebih suka pulang setelah isya, setelah puas menikmati internet gratis di kampus.

seperti biasa, jalan yang dilalui adalah jalan depan kehutanan, tembus ke perempatan MM, dan belok ke utara ke arah kaliurang. salah satu jalur padat yang harus rela kulewati setiap harinya. maklum, jalur tercepat ke arah kampus hanya jalan kaliurang. mau lewat gejayan (jalan effendy), lak muter aku. hehe..

entah kenapa, sore itu kepala rasanya berat dan sakit sekali. seperti pake helm yang terbuat dari batu. tapi saya ga pernah pake helm itu. mungkin akibat MSG pada makanan yang aku makan tadi siang, ato karena kurangnya asupan glukosa ke otak. entah kenapa penyebabnya, masih sakit sampe sekarang.

sayapun belok untuk membeli gorengan di pinggir jalan. lima buah singkong goreng anget, tape goreng, ubi goreng, dan singkong isi oncom (rasanya pedas, dan asin). ga penting deh kayaknya. alhamdulillah dan lumayan, ada makanan untuk ganjal perut. tadi siang sih sudah makan, meski hanya dengan semangkok mie ayam.

uang menghilang, berganti dengan gorengan. saya segera bergegas meninggalkan tempat transaksi gorengan. sudah

“glodak…” (bukan glodok). sebuah botol plastik kosong air mineral dengan isotonik jatuh jatuh tepat di dekat motorku. seseorang, entah dengan tidak sengaja atau sengaja menjatuhkan sebuah botol kosong saat mengendara motor. sayapun segera celingukan mencari siapa yang menjatuhkan botol tersebut. tapi, sepertinya pengendara, yang menjatuhkan botol, tidak merasa bahwa sesuatu dari dirinya jatuh.

“wah, sial, buang sampah sembarangan”, pikirku dalam hati.

saya, kembali celingukan sembari mengambil botol plastik tersebut. bukan mencari orang yang pengen ambil botol plastik tersebut, tapi mencari tempat sampah di sekitar saya.

dan, tidak sampe satu menit mencari, saya mengambil kesimpulan singkat bahwa di sekitarku tidak ada tong sampah. bahkan keranjang anyaman yang biasa untuk tempat sampah pun tidak ada.

“ya elah,, tempat sampahe ga ono, edan!”, kembali saya berguman sendiri.

akhirnya, saya pun melanjutkan tujuan saya semula, pulang, dan ditambah satu pekerjaan baru, membuang botol sampah. yah, ga sombong sih, tapi agak gemes juga liat ada sampah gedhe dibiarin begitu aja.. botol di tangan kiri, sambil pegang kopling motor. males kumasukkan, tar dikira aku pengumpul botol.

ngeeeng… (kok kayak pesawat ya?)

tak sampe 100 meter, akhirnya nemu juga tempat sampah di depan sebuah toko komputer. berhenti sebentar tanpa turun, dan dengan sukses memasukkan botol plastik ke dalam tempat sampah. perjalanan saya lanjutkan kembali.

200an meter kemudian, jalan macet. maklum, dekat perempatan dan termasuk jam pulang kantor. beberapa mobil berhenti, dan ternyata, ada dua buah motor yang berputar haluan dekat pembatas jalan di perempatan kaliurang.

sepertinya, berasal dari arah timur yang akan ke barat. mungkin karena malas menunggu lampu merah, akhirnya memberanikan diri untuk berputar haluan ke arah selatan dulu, baru kemudian ke utara, dan akhirnya ke barat. huh,, capek deh..

 

yah,, akhirnya kita sampe pada beberapa kesimpulan.

  1. masih ada ya orang yang buang sampah sembarangan, apalagi barang yang mencolok mata seperti botol plastik minuman.
  2. bukan berarti saya mendukung buang sampah sembarangan untuk barang yang tidak mencolok mata loh! (based on 1st conclusion)
  3. masih ada juga orang yang rela melanggar lalu lintas untuk mempercepat tujuannya.
  4. banyak juga ya yang melanggar peraturan.
  5. ternyata, masih banyak juga yang menggunakan kendaraan pribadi sebagai alat transportasi (seperti saya :D)

entah semua itu benar atau tidak,, semoga saja rakyat atau orang Indonesia bisa lebih taat sama peraturan, demi memuwujdkan Indonesia yang lebih baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s