Internet, Saya dan Sekarang

Kira-kira, jika anak SMP jaman Saya diberi pertanyaan mengenai pengetahuannya tentang Internet, apakah mereka bisa menjawab? Saya yakin, mereka sedikit kesulitan untuk menjawabnya. Tetapi, anak sekarang,  jika ditanya mengenai internet ataupun fesbuk (Facebook), saya yakin, mereka pasti bisa “nyantol” dan paham mengenai apa yang ditanyakan. Bisa jadi mereka malah bertanya balik, “masak ga ngerti sih?”

Saya mulai mengenal internet semenjak duduk di kelas 1 SMP. Waktu itu, tak banyak orang yang tahu dan mengerti apa itu internet. Saya sendiri pun sebenarnya juga tidak tahu, tapi karena sepertinya asyik, keren dan kakak Saya membawa pulang buku tentang HTML, maka Sayapun iseng-iseng bermain internet di sela waktu bermain. Hal yang paling Saya ingat adalah, Saya pernah belum membayar internet yang saya pake, dan waktu mengajarkan pertama kali kepada teman kelas 1 SMA saya yang dari kalimantan, mengenai internet. Saya pun sempat mencicipi game online terkenal pada saat itu, Counter Strike, dan sempat menjadi jawara pada lingkungan sekolah saya.

Trus, apa yang sayadapat karena aktivitas internet?

Some stuff I got from internet.

Selain pernah berpengalaman dalam lembah hitam, saya mendapatkan ilmu bagaimana menangkal agar tidak terjerumus ke dalam lembah tersebut. Sama seperti orang yang pernah jatuh, maka orang tersebut (insyaallah) tidak akan jatuh ke lubang yang sama. Mungkin hanya keledai yang bisa jatuh ke dalam lubang yang sama.🙂

Hal yang menyenangkan adalah ketika bisa membantu temen2 dalam menyelesaikan masalah komputernya karena virus, karena hardware komputer yang rewel, atau karena software yang terinstal tidak berjalan dengan baik. Inti permasalahan adalah, komputer teman tersebut sedang tidak “sehat”.

Lha, trus apa hubungannya dengan internet?

Simple, singkat, mudah, bin gampang. Ya karena sumber bahan bacaan saya ada di Internet, belum ada di buku, dan lebih cepat. Selain itu, lebih mudah dalam menemukan suatu problem solving. Ini berbeda jika menggunakan buku dimana kita harus harus membaca daftar isi dan index.

Jadi, hanya itu saja yang didapatkan dari internet?

Merujuk pada salah satu penjelasan internet pada wikipedia (2011), dimana internet dapat diakses dimana saja dan untuk tujuan apa saja, maka sejatinya banyak yang bisa saya dapatkan dari Internet ini. Mulai dari sekedar info ringan, humor, mendapatkan teman, kuis, hingga belanja, semua bisa didapatkan melalui internet. Sejatinya, internet ini merupakan dunia mini yang dapat digenggam oleh siapa saja, asal pandai dan bijak dalam mengolahnya. Internet menjadi sebuah gaya hidup masa kini yang ‘sedikit’ mutlak harus dipenuhi. Ini karena masyarakat mulai menginginkan semua yang serba instan, cepat, siap, dan mudah didapatkan.

Mendapatkan informasi, mungkin merupakan hal yang biasa di Internet. Tengok saja koran-koran nasional dan internasional yang mulai mengorbitkan dirinya ke dunia maya, merangkul kalangan yang lebih luas, hanya dengan menggunakan internet. Setelah reformasi 1998 pun, dimana penyampaian dan keterbukaan dalam berpendapat, banyak blogger (ato bloger? Hasil pencarian google cukup banyak loh untuk kata bloger) yang bermunculan. Mulai dari menyampaikan curahan hati layaknya buku diari, menuliskan pendapat pribadi, menyebarkan opini, atau sekedar copy paste tulisan untuk mencari uang, seperti yang sering dilakukan oleh “blogger tertentu” sekarang ini. Adanya situs microblogging pun menjadikan informasi menjadi lebih mudah didapatkan. Tentu saja beberapa informasi yang “lebih cepat” tersebar itu seringkali diragukan kebenarannya.

Cepatnya perkembangan internet dan penyampaian informasi pun sering dimanfaatkan oleh industri untuk mempromosikan produknya. Banyak cara dilakukan, dari membuat situs tentang perusahaan hingga mengadakan lomba dan kuis untuk pengguna Internet. Cara yang paling terakhir adalah cara yang paling menyenangkan bagi pengguna internet, dan tentu saja bagi saya. Pengalaman saya, sungguh menyenangkan mengikuti perlombaan yang diadakan di Internet dengan menggunakan media situs microblogging seperti twitter, dan media pertemanan seperti facebook.

Beberapa kali saya mendapatkan kesempatan untuk memenangkan hadiah yang cukup lumayan bagi saya. Untuk sementara, sembari mengerjakan skripsi dan mengikuti perkembangan nasional dan internasional, mengikuti beberapa lomba atau kuis cukup bagi saya untuk mengendorkan urat syaraf. Salah satu yang paling menarik adalah kuis yang diadakan dalam rangka pesta blogger yogya tahun 2010 kemarin.

Kemudahan dalam mengakses internet dan meningkatnya jumlah pengguna internet pun dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan jual beli. Transaksi perdagangan yang semula melibatkan kontak fisik, digantikan oleh dunia virtual. Kegiatan perdagangan yang melibatkan internet ini disebut e-commerce. Salah satu pasar e-commerce paling terkenal (istilahnya, pasar atau toko yang paling ramai) adalah pada salah satu situs komunitas terbesar di Indonesia, kaskus dengan FJB, serta Bhinneka.com yang menyediakan perangkat komputer dan internet mulai tahun 1997. (ehem, ini saya baru saja kagum. Dari 1997 sampe sekarang, berarti udah 14 tahun. Belum lagi mulai berdiri tahun 1993. Hebat!!). Hal tersebut seringkali membuat Bhinneka.com menjadi patokan harga ketika akan membeli komputer atau perangkatnya.

Berdasarkan informasi pendaftaran domain Bhinneka.com, terlihat bahwa Bhinneka.com mulai beroperasi secara online semenjak tahun 1997. Ini merupakan sebuah langkah yang sangat BRILLIANT menurut saya, karena pada saat itu terjadi krisis ekonomi, dan internet pada masa itu masih belum begitu dikenal di Indonesia. Istilah mencuri start dengan cerdik untuk membuat toko online mungkin cocok disematkan pada Bhinneka.com ini. Sangat pantas jika Bhinneka.com menjadi satu-satunya toko online yang PALING terpecaya dan aman di Indonesia. Saya sendiri yang ingin membuat sebuah toko online mini belum memulai hingga saat ini, tapi dengan melihat umur Bhinneka.com yang sudah 14 tahun, membuat motivasi sayasemakin meningkat. Mungkin, akan saya mulai dengan membeli perangkat komputer dari Bhinneka.com untuk menunjang motivasi saya.

Halaman Muka Bhinneka.com

Semakin maraknya e-commerce di Indonesia, dan juga maraknya penipuan atas nama ecommerce membuat persaingan semakin ketat dan menakutkan. Pemerintah pun akhirnya sudah memberikan peraturan dan undang-undang untuk melindungi pengguna internet termasuk di dalamnya kegiatan jual beli online atau e-commerce. Tetapi sayang, seringkali di Indonesia peraturan hanya menjadi peraturan. (buang sampah sembarangan, harusnya denda minimal 50.000. Tapi, kenyataannya??). Pelaksanaan peraturan yang telah dibuat seringkali tidak begitu menjamin keamanan dalam bertransaksi secara online. Sebuah ide konyol pun pernah saya pikirkan dan saya tuangkan dalam twitter saya,@bukanardi, dimana sebaiknya terdapat lembaga, organisasi, atau komunitas resmi yang menaungi transaksi dan jual beli (baik jasa maupun barang) secara online. Misalnya saja dengan membuat Indosign. Indosign ini merupakan semacam lembaga atau organisasi, dimana pelaku transaksi dan jual beli secara online bergabung. Maksudnya, penjual yang terdaftar pada Indosign ini menjamin bahwa transaksi yang dilakukan di situs jual beli online tersebut aman dan dapat dipercaya. (meskipun sebenarnya pemilik situs sudah ada https. Err, tapi itu kan internal milik situs tersebut. Kalo memang tujuan situsnya fraud?? Wooo). Diharapkan pemerintah juga turut andil dalam pengelolaannya, sehingga transaksi di internet pun menjadi aman dan menyenangkan.

Dan Terakhir, semoga tulisan ngaco saya dapat bermanfaat.  Serta, menyambut ulang tahun Bhinneka.com yang ke-18 tahun, ijinkanlah saya mengucapkan “Selamat Ulang Tahun, Sukses selalu, dan Semoga semakin memanjakan pelanggan online Bhinneka.com”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s