Semarang Kota Nyamuk

nyamuk yg ketangkap..

Udah sekitar tiga minggu saya memulai semacam “hidup baru”. Bukan menikah atau pindah rumah, tapi kebetulan alhamdulillah saya kerja disini.
Agak mengejutkan sih, tiba-tiba dalam waktu kurang dari sebulan dari wisuda udah mulai kerja. Antara bangga atau harus takut? Lha ujug2 kerjo je, ora merasakan jadi pengacara..
Baru minggu lalu saya “berhasil” semacam melongok isi kota Semarang. Meskipun bukan seluruh kota sudah saya jelajahi, paling tidak daerah paling ramai, pusat kota, sudah disinggahi.
Wanti-wanti semarang kota panas, sudah sering terdengar. Saya sih nyantai aja. Meskipun sebagai orang Malang, saya seharusnya betah dingin eh malah saya sekarang betah panas. Efek bersepeda? Who knows.. Saya nyaman2 aja dg suhu “hangat” semarang (dan kamar saya). :p
Dan yang saya tidak siap untuk dihadapi di Semarang adalah Nyamuk. Ya, ini adalah musuh alami saya. Disaat saya kumpul dengan orang-orang, hanya saya yg digigit nyamuk. Sementara yang lain nyantai2 saja lantaran tidak ada gigitan nyamuk. Menyebalkan bukan? Katanya sih karena saya golongan darahnya A dan katanya saya termasuk dalam golongan orang tampan Grade A kualitas 1, maka tak heran saya paling banyak diserang nyamuk. Katanya sih karena yg gigit nyamuk betina.. Katanya loh..
Di kost saya termasuk daerah paling rawan nyamuk. Bayangkan aja, udah 3 minggu, baru sekarang ngrasain agak leluasa tidur tanpa nyamuk. Itupun srtelah saya beli raket elektrik *ups* buat bunuh nyamuk.

Oke, saya ngantuk, jadi terputus ceritanya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s